[iKON On Crack Series] Bad Hair Day

badda

Written By: IJaggys

Bad Hair Day

Bobby | Hanbin | Junhoe | Chanwoo

Humour | iKON On Crack

In Related Stories With: 1 | 3 | 4 | 5 | 6

.

Dengar rakyat jelata, si model lipbalm itu kemari hanya untuk mengembalikanmu ke tempatmu berasal—yaitu tempat sampah.”

.

*** 

 

Untuk pertama kali dalam sejarah hidupnya, Han Cheonsa menghubunginya lebih dulu. Model lipbalm itu tidak lagi menganggapnya sebagai salah satu hal yang seharusnya berada di tempat sampah.

Kenyataannya Cheonsa hanya mengirimkan dua baris pesan singkat, yang membuat mereka semua terkecuali Bobby—meringis dalam keheningan.

“Berhenti mengirimkan foto telanjangmu, atau aku akan membuangmu ke tempat sampah dengan kedua tanganku.”

Bobby melonjak dengan euphorianya, kemudian menyelam ke dalam bathub yang di penuhi oleh busa, dan membuat Chanwoo yang berada di dalam bathub itu menjerit kesal, karena Bobby telah mengganggu quality time-nya bersama puluhan mainan Bebek yang mengapung memenuhi permukaan bathub. Tidak ada yang boleh menyakiti Bebek-Bebek kesayanganya.

Bobby tanpa sengaja membuang salah satu mainan Bebek milik Chanwoo ke dalam closet, dan itu membuat Chanwoo mengguyur rambut serta wajah Bobby dengan pasta gigi Cinderella keluaran Disney milik Hanbin dan Junhoe.

Dimana hal itu berakhir sangat buruk.

Dia tidak bisa menata rambutnya, di karenakan pasta gigi berwarna biru muda penuh glitter tersebut memenuhi setiap helai rambutnya.

“Aku ingin mati saja. Cheonsa sayang, tidak boleh melihat penampilanku detik ini.” Bobby meringkuk di atas tempat tidurnya, dia telah mengirimkan setidaknya 67 pesan berisi foto-foto bertelanjang dadanya dalam berbagai pose, hanya untuk membuat Cheonsa geram dan menemuinya.

Dimana hal itu berhasil, karena kini model lipbalm itu tengah memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi untuk membuang Bobby ke dalam tempat sampah.

“Dengar rakyat jelata, si model lipbalm itu kemari hanya untuk mengembalikanmu ke tempatmu berasal—yaitu tempat sampah.”

Junhoe berada di dalam kamarnya, sungguh tidak membantu. Dia berada disini, karena kamarnya tengah di gunakan Yunhyeong untuk mengeringkan pakaian Chanwoo, twins monster kesayangannya.

Junhoe kini tengah sibuk dengan laptop Unicorn-nya, dan sesekali dia akan berteriak senang karena mendapatkan email dari binatang virtual peliharaanya, dimana email itu dia tulis sendiri. Tipikal Goo Junhoe.

“Bobby tolong jaga Polly Pocket-ku dari tangan si ular beracun ini. Kamarku sedang menjadi objek penelitian Donghyuk, karena memiliki tujuh anak tikus di dalamnya.” Hanbin membawa satu kotak besar berwarna merah muda, dan menaruhnya di atas sofa tempat Junhoe tengah mencurahkan isi hatinya tentang garis wajahnya yang indah.

“Mungkin karena kamarmu begitu kotor dan menjijikkan!”  Sahut Donghyuk dari luar kamar dengan wajah tertutup masker, dan satu tangan mendorong vacuum cleaner.

Donghyuk yang pintar dan bijaksana; Donghyuk yang tidak bisa hidup dalam ketidakselarasan, akan selalu menjadi pelengkap penderita di antara mereka dengan mengerjakan semua tugas mereka, karena Donghyuk tidak kuat menahan semua kekacauan yang berada dalam apartemen ini.

Bagus, kini dia memiliki Hanbin dan Junhoe disini—dua orang terakhir yang dia harapkan berada di dalam kamarnya detik ini. Hanbin dengan sengaja duduk di atas laptop Unicorn, dan membuat Junhoe mengeluarkan kata-kata sampahnya kepada virtual pet kesayanganya di dalam sana .

“Milo! Kau baik-baik saja, kan? Ovaltine! Apa kau mendengarku? Nuttela! Kau akan tetap hidup! Cadburry! Aku tetap bersamamu!”

Ketika Junhoe masih sibuk memanggil semua binatang peliharaanya, Hanbin menyadari raut wajah Bobby yang tertekuk dengan rambut lengket penuh glitter berwarna biru muda, dan aroma mint bercampur susu basi di atasnya.

“Kau sungguh menjijikan, apa yang terjadi kepada rambutmu? Mengapa hal-hal buruk selalu terjadi kepada pria buruk rupa sepertimu?” Hanbin menatapnya penuh simpati—yang lebih terlihat seperti sebuah ejekan, tapi Bobby hanya mengangguk sedih dan menunjuk foto Cheonsa di samping tempat tidurnya.

“Si model lipbalm akan datang sebentar lagi, untuk membuangnya ke tempat sampah. Bukankah itu adalah hal yang bagus?” Junhoe tersenyum manis, tanda bahwa dia tidak peduli dengan masalah Bobby.

“Tapi bukankah seharusnya Bobby berada dalam penampilan terbaiknya, sebelum dia kembali ke tempatnya berasal?”

Bobby merasakan aura buruk saat Hanbin dan Junhoe saling menatap satu sama lain, dan mereka berdua tersenyum senang, sebelum Hanbin membawa satu kotak penuh glitter, dan aksesoris rambut milik Polly Pocket, lalu melemparnya ke arah Junhoe yang tengah membuka kaca The Little Mermaid miliknya.

“Mari kita makeover si sampah ini sebelum dia kembali ke tempatnya berasal.” Hanbin mengeluarkan satu jepitan rambut penuh bunga ke tangannya.

“Dengan kekuatan bulan dan ketampananku, aku akan menata rambutmu!” ucap Junhoe seraya mengangkat tongkat bintang Sailor Moon yang dia ambil dari kotak mainan Hanbin, sebelum semuanya tergantikan dengan suara jeritan Bobby terdengar dari dalam sana.

“AAAAA!! JAUHKAN GUNTING ITU DARI RAMBUTKU!”

Sungguh Bobby yang malang.

***

-EPILOG-

Chanwoo membuka pintu apartemenya dengan senyuman besar, di hadapanya berdiri model lipbalm yang selalu dia lihat di kemasan lipbalm milik Yunhyeong. Model lipbalm itu mengulaskan senyuman singkatnya, sebelum matanya terarah ke seekor anak bebek yang berada di pelukan Chanwoo.

“Taylor Swift! Berhenti merajuk, model lipbalm ini bukan kekasihku—dia kekasih si buruk rupa, Bobby Hyung!”

Begitu banyak hal yang ingin Cheonsa klarifikasi dalam kalimat Chanwoo tadi, pertama kenapa anak bebek itu bernama Taylor Swift, dan kedua dia bukan kekasih si buruk rupa.

“Maaf ya, Taylor selalu sensitif ketika melihat seorang gadis cantik sepertimu. Taylor sangat posesif terhadapku, menurutnya hubungan kami sudah sangat serius.” Chanwoo menjelasaknya dengan penghayatan, sesekali dia mencium Taylor penuh kasih sayang (anak bebek peliharaanya).

Taylor Swift! Aku tidak berselingkuh darimu! Astaga yang aku lakukan hanyalah mengantarkanya ke kamar Bobby Hyung!”

Sekarang, Cheonsa benar-benar memikirkan alasanya untuk tetap berada disini. Atau dia memikirkan alasan mengapa dia memutuskan untuk datang ke apartemen pria yang selalu melayangkan dirty jokes kepadanya.

Chanwoo membuka pintu kamar Bobby yang tertutup, di belakangnya Cheonsa telah bersiap untuk membuang Bobby ke tempat sampah terdekat, tapi langkah mereka terhenti ketika melihat pemandangan di dalam sana.

Selama beberapa detik, Chanwoo—maupun Taylor—maupun Cheonsa tidak ada yang bergerak.

Ledakan tawa Chanwoo akhirnya menggema di dalam kamar itu, dan Bobby yang berjerit histeris melihat Cheonsa berada disana, menatapnya dengan penuh rasa jijik ke arah rambutnya yang kini di penuhi oleh glitter, hiasan bunga matahari, dan poni seperti Dora yang terlewat ekstrim untuk di pandang.

“Bagaimana? Kau terlihat menakjubkan! Kau terlihat seperti Dora kekasih Diego, di kartun Diego The Explorer!” Junhoe tersenyum bangga, dengan Hanbin yang tidak kalah bangga dengan karya indahnya.

Bobby merebut kaca The Little Mermaid dari tangan Junhoe, menatap bayangannya sendiri disana sebelum berteriak dengan keras—dan menjambak rambut Hanbin serta Junhoe secara bersamaan.

“YA! APA YANG KALIAN LAKUKAN KEPADA RAMBUTKU? DASAR KALIAN MANUSIA KAMPUNGAN DAN MURAHAN! BAGAIMANA AKU BISA BERADA DI ATAS TUBUH CHEONSA DENGAN RAMBUT SEPERTI INI?”

“AW!! CHEONSA SAYANG BERHENTI MENJAMBAK RAMBUTKU! KAU BISA BERADA DI ATAS TUBUHKU, JIKA KAU MAU!”

“TAYLOR! JANGAN LARI! AKU MENCINTAIMU TAYLOR! PERCAYALAH AKU TIDAK PERNAH MENDUAKANMU TAYLOR!”

Donghyuk menatap semua kekacauan itu dengan tangan yang masih membawa vacuum cleaner, dia menarik nafasnya dengan tidak tertarik sebelum kembali membersihkan kamar Hanbin dengan siulan tenangnya.

“Sungguh manusia-manusia kampungan.”

.

-FIN-

.

A/N: Hi! Akhirnya iKON On Crack ada episode terbaru, dengan Chanwoo dan Taylor! Comments/reviews are greatly appreciated! 🙂

Here’s Bobby with Dora’s Bang and Taylor the love of life Chanwoo lol

bob

taylor

xo

Advertisements

3 thoughts on “[iKON On Crack Series] Bad Hair Day

  1. sssaturnusss says:

    Ya tuhaaannnnn hahahahahaha bener bener gak normal semuanya (minus Donghyuk tentunya) wkwkwkwkwkwk

    “Sungguh manusia-manusia kampungan.” Kayaknya kalimat itu udh hak paten bgt milik Donghyuk hahaha dan menurut aku, bagi kebanyakan gadis diluar sana setelah melihat keburukan mereka, mungkin akan lebih rela di pacarin Donghyuk yg tenang, pintar, bijaksana dan satu satunya yg normal hahaha

    Like

  2. natasya says:

    wat de fak.Taylor swift..wkwkwk.
    aku kasian sama cheonsa karma matanya telah ternodai dgn keabsuran mereka…
    wkwkkw

    Like

  3. Chocobi says:

    Omo omo
    Aku kira bebek chanwoo
    Bukan bebek beneran
    Betapa malangnya nasib taylor
    Harus berada dlm satu apartemen
    Dgn mereka

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s