[iKON On Crack Series] Revenge For Hanbin

revenge

Written By: IJaggys

.

Revenge For Hanbin

.

Bobby | Junhoe | Hanbin

Humour | iKON On Crack

Related Stories: Bad Jokes Bobby Polly Pocket | Seeking Advice

.

“Ugh, tentu saja! Ini adalah cara balas dendam yang paling ampuh. Mata di bayar dengan dengkul!”

.

.

***

Mari dia hadapi semua ini, dia gagal mengajak model lipbalm itu untuk berkencan. Bukan karena wajah Bobby yang menurut Junhoe berada di bawah standard, atau perangainya yang buruk saat mengajak gadis berambut coklat nilon tersebut berkencan dengan membawakan sepasang lingerie yang dia beli melalui sebuah situs online shopping, tempat di mana Hanbin membeli aksesoris untuk boneka Polly Pocket kesayanganya.

Dia gagal mengajak Han Cheonsa berkencan karena Hanbin berada di sana, dan mulai mengeluarkan kata-kata sampahnya yang membuat Cheonsa menutup pintu rumahnya dengan kencang.

Tentu saja kata-kata yang Hanbin keluarkan tidak jauh dari;

“Kau tahu, Bobby tidak pernah memakai kaus kaki. Dia memiliki ratusan video dewasa di komputernya, dan dia selalu membayangkanmu berada di atas tubuhnya.”

Sialan—kampungan—Kim Hanbin.

Dia juga tidak mengerti, mengapa dari semua orang yang berada di apartemen mereka—hanya si kampungan Hanbin yang bersedia ikut menemaninya ke rumah Cheonsa. Harusnya dia tahu, Hanbin tidak akan melakukan sesuatu tanpa sebuah motif—dan untuk kali ini motifnya adalah, membuat dirinya kehilangan kesempatan berkencan dengan model lipbalm tersebut.

Han Cheonsa memang benar model lipbalm yang selalu di beli Yunhyeong, saat mengucapkanya—wajah Cheonsa tertekuk sedikit kesal, ketika membayangkan lipbalm itu di pakai secara bergilir oleh Yunhyeong, Hanbin, dan Junhoe.

Cheonsa mungkin kesal karena lipbalm yang di bintanginya, menjadi santapan pria-pria kesepian yang bermain Polly Pocket—bukan gadis remaja.

Bobby memutuskan duduk di depan komputernya, berusaha memikirkan cara terbaik untuk membalas si kampungan Hanbin. Masalahnya, Hanbin adalah manusia kampungan yang tidak pernah memiliki kekasih selama hidupnya, satu-satunya hal yang membuatnya berseri-seri adalah Polly Pocket dan buah semangka.

“Apa yang kau lakukan disini, pria buruk rupa?” Suara nyaring Junhoe memecah keheningan di ruang tengah apartemen mereka. Junhoe, memakai celana pendek berwarna hitam, satu tanganya melahap es krim curian milik Chanwoo dari freezer dan satu tanganya lagi memegang kaca cermin berukuran kecil dengan motif The Little Mermaid di belakangnya. Sungguh Junhoe yang sebenarnya.

“Aku dengar kau gagal mengajak si cantik rambut nilon itu berkencan? Eh, malang sekali takdir pria buruk rupa seperti dirimu, Hyung.”

Bobby ingin menendang Junhoe, tapi dengan cepat Junhoe mengelak dan tertawa setengah mengejek.

“Ah, melihat wajah-wajah apa adanya seperti dirimu Hyung, sungguh membuatku terhibur. Tapi melihatmu putus cinta—juga membuat kualitas wajahmu semakin menurun.”

Junhoe menatap pantulan wajahnya di cermin The Little Mermaid-nya, sesekali dia akan bersenandung sebait lagu Beautiful dari Christina Aguilera, lalu berguman bahwa lagu itu memang tercipta untuknya. Tipikal Goo Junhoe.

“Kau tahu Hyung? Susah sekali menjadi orang tampan sepertiku—tapi— ah sudahlah, kau tidak akan pernah mengetahui bagaimana rasanya menjadi diriku yang tampan.”

Ingin sekali Bobby mendorong wajah Junhoe ke es krim di tanganya, jika saja si menyebalkan Goo Junhoe tidak berseru dan menyuarakan sebuah ide cerdas untuk membalas si kampungan Hanbin.

“Kau yakin akan melakukanya?” Bobby bertanya dengan tidak yakin, matanya melirik ke lemari kaca berisi ratusan boneka Polly Pocket dan semua aksesoris-nya yang terpajang rapih disana. Junhoe hanya tersenyum misterius, dia mendorong Bobby dari tempat duduknya dan mulai menyalakan komputer tersebut.

“Kau yakin akan memasang iklan di internet untuk menjual semua Polly Pocket-nya?” Sebesar Bobby menginginkan si kampungan Hanbin untuk menderita, tapi dia masih menyayangi hidupnya dengan tidak bermacam-macam dengan puluhan boneka karet pujaan Hanbin.

“Ugh, tentu saja! Ini adalah cara balas dendam yang paling ampuh. Mata di bayar dengan dengkul!” Junhoe berkata dengan semangat tinggi dia mulai mengetik iklan online yang akan di postingnya.

“Mungkin maksudmu, mata di bayar mata.” Koreksi Bobby yang hanya di balas oleh lirikan mata sinis khas Junhoe. Bobby merasakan aura gelap yang membunuh, saat dia menemukan siapa yang berdiri di ujung pintu dengan tatapan tajamnya.

“Lihat, sebentar lagi akhirnya Polly Pocket ini akan musnah dari dunia ini! Dan si kampungan itu tidak bisa merusak tatanan rambutku yang sempurna ini—selamat tinggal Polly Pock—“ ucapan Junhoe terhenti saat dia merasakan seseorang menjambak rambutnya kencang, dan berteriak dengan keras tepat di telinganya.

“DASAR MAHLUK KAMPUNGAN BEDEBAH! TIDAK AKAN PERNAH AKU MEMBIARKAN KAU MENJUAL POLLY POCKETKU!! POLLY POCKETKU BAHKAN LEBIH MAHAL DARI HARGA DIRIMU DAN WAJAHMU YANG MURAHAN!!”

Dan setelah itu yang terdengar hanyalah jeritan histeris dari Junhoe, di iringi teriakan Hanbin yang mendorong wajah Junhoe ke dalam bucket es krim yang mulai mencair—dan membuat wajah sempurna Junhoe terlumuri lengketnya es krim coklat curian milik Chanwoo.

Bobby menatap semua itu dengan tertawa senang, dia mengambil es krim yang tersisa di dalam bucket itu dan mulai menikmatinya dengan pertunjukan yang di gelar oleh Hanbin dan Junhoe, tentang siapa yang lebih menarik—Polly Pocket atau kaca The Little Mermaid.

“Kalian tahu, kalian benar-benar definisi kampungan dan murahan yang sesungguhnya.” Seru Bobby dengan tawa puasnya, tanpa menyadari bahwa sebentar lagi dua mahluk murahan dan kampungan itu akan bergerak menyerangnya tanpa ampun.

Kali ini Bobby benar-benar tamat, di tangan si kampungan dan si murahan yang bersatu untuk menghabisinya.

.

.

.

-FIN-

.

.

.

A/N: Im back with this Polly Pocket Hanbin featuring Junwhore again for the third times. Sorry I couldn’t help my awareness for them lol, I hope you find it funny (Because I wanted to fill your holiday-season with iKON on crack xo) Please leave some cute comments or reviews, will be glad to accept it xo 🙂

Here’s a new Hanbin’s Polly Pocket aka the new gf from x-mas

pollyyy

xo

Advertisements

3 thoughts on “[iKON On Crack Series] Revenge For Hanbin

  1. natasya says:

    tiap kali baca ff di sini aku gak pernah berhenti ketawa ngakak…
    junhoe sama hanbin selalu berantem gak jelas..wkwk

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s