[iKON On Crack Series] Valentine Comercial

valentine

Written By: IJaggys

Valentine Comercial

iKON Members | Han Cheonsa [OC]

iKON On Crack Series | Humour

In Related Stories With: 1 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

.

“Hey Manajer, semenjak kau baru saja kehilangan Hanbin dan Cheonsa untuk membintangi iklanmu, bagaimana jika aku dan Taylor yang membintangi iklanmu untuk Valentine?”

.

***

Han Cheonsa tidak bisa mempercayai dirinya sendiri, ketika dia memutuskan untuk hadir ke pesta ulang tahun Taylor yang pertama. Well, Anak Bebek itu baru menginjak usia satu bulan, dan Chanwoo bersikeras untuk menggelar pesta ulang tahun yang meriah dengan Hanbin sebagai party planner-nya.

Dimana Hanbin memutuskan untuk mengadakan pesta itu di sebuah gerai restoran cepat saji, dengan begitu dia bisa mendapatkan promo Kids Meal dengan puluhan boneka Polly Pocket secara gratis.

Bobby tersenyum manis seraya mengedipkan matanya dengan nakal saat melihat Cheonsa masuk ke dalam restoran itu. Bobby mendorong Junhoe yang duduk di sampingnya, membuat Junhoe mengumpat dengan kesal sebelum akhirnya memaksakan senyuman ketika Cheonsa berada disana.

“Taylor jangan merajuk! Aku bersumpah aku tidak berselingkuh! Aku mengundang model lipbalm ini karena aku pikir, kau akan senang mendapatkan seorang teman yang sama cantiknya denganmu.” Chanwoo memeluk Taylor yang telah menggunakan mahkota milik Polly Pocket Hanbin.

“Hati-hati dengan si buruk rupa itu, dia telah membayangkanmu berada di atas tubuhnya setelah ini.” Junhoe menunjuk kearah Bobby yang sengaja menumpahkan sedikit minuman soda ke bagian kemeja putihnya, dengan begitu Cheonsa bisa melihat lekukan abs-nya.

Babe, aku kedinginan. Aku membutuhkan sedikit kehangatan.” Entah sejak kapan Bobby memiliki panggilan kesayanganya untuk Cheonsa, tapi itu membuat Cheonsa bergidik jijik.

“Aku bisa menyiramkan kopi panas milik Donghyuk, jika itu cukup menghangatkan tubuhmu.” Jinhwan menyahut dari sudut meja, dan membuat Junhoe serta Cheonsa tertawa puas.

“Cheonsa apakah kau memiliki lipbalm yang cocok untukku—uhm maksudku, untuk Taylor. Akhir-akhir ini bibir Taylor sangat kering, dia mungkin membutuhkannya.” Yunhyeong tersenyum manis, mengetahui bahwa di hadapannya duduk seorang model spokesperson produk lipbalm yang di gilainya—dia tentu tidak akan melewati kesempatan ini untuk mendapatkan ratusan lipbalm dengan berbagai varian untuk dirinya secara cuma-cuma.

Cheonsa menatap Yunhyeong untuk beberapa saat, kemudian menatap Taylor yang tengah meminum susu kedelai dari tangan Hanbin. Taylor jelas tidak membutuhkan semua lipbalm itu, tapi ketika melihat mata Yunhyeong yang menatapnya seperti seorang psikopat, Cheonsa langsung menanggukan kepalanya.

“Tentu saja. Aku akan mengirimkan semua produk lipbalm yang Taylor butuhkan.”

Yunhyeong tersenyum bahagia, dia lalu mulai mengulurkan catatan panjang tentang produk lipbalm yang dia inginkan—maksudnya yang Taylor butuhkan. Donghyuk menatap semua itu dari balik gelas kopinya, sungguh Cheonsa yang malang.

Bobby menarik kursi Cheonsa agar lebih mendekat kepadanya, dia menatap wajah model lipbalm itu dengan penuh kasih sayang. Sebentar lagi pasti dia akan mengeluarkan kata-kata sampahnya.

“Terimakasih telah datang. Kau memang yang terbaik.” Bobby mengecup punggung tangan Cheonsa, membuat wajah gadis itu mulai tidak nyaman.

“Well, aku datang untuk Taylor. Bukan untukmu.” Walaupun Cheonsa menjawabnya dengan ketus, tapi Bobby tahu seberapa besar Cheonsa menyukai kehadiranya. Oh, dia menarik dan menyenangkan semua gadis ingin bersama denganya—kecuali model lipbalm ini. Sungguh kehidupan adalah hal yang kejam.

“Hey, apa kau bisa membantuku?” Hanbin datang dengan suara yang keras, membuat Bobby ingin menendangnya karena telah merusak suasana romantis antara dirinya dan Cheonsa.

“Manajer restoran ini akan memberikan tambahan 200 boneka Polly Pocket secara gratis, jika kau mau berada di iklan mereka selama satu menit.” Hanbin tidak berbicara kepada Bobby, tapi kepada Cheonsa.

“Are you using me to get Polly Pocket for free?” Cheonsa menekuk wajahnya, tapi itu semua sudah terlambat, Hanbin menarik tanganya dan seorang manajer bersama beberapa pegawainya berdiri tersenyum ke arah Cheonsa.

Junhoe menaruh kaca The Little Mermaid-nya ketika menyadari bahwa mungkin hal menarik akan terjadi disini. Bobby masih tidak bereaksi, dia menatap Cheonsa dan Hanbin dengan bingung.

“Astaga! Ini memang benar Han Cheonsa! Kami telah berusaha menghubungi manajermu untuk waktu yang cukup lama, aku tidak percaya kau bisa berada disini!” Manajer restoran itu terlihat sangat bersemangat, sementara Hanbin tersenyum bahagia, mengetahui bahwa dia akan menjadi rumah untuk ratusan Polly Pocket dari restoran ini.

“Aku tidak percaya kau setuju untuk membintangi iklan kami, aku rasa aku harus berterima kasih dengan kekasihmu.”

Cheonsa dan Hanbin terdiam untuk beberapa saat, mereka semua terdiam. Chanwoo memeluk Taylor dengan erat saat melihat tatapan Bobby telah berubah menjadi seorang kanibalisme.

“Dia bukan kekasihku.” Cheonsa menunjuk Hanbin dengan bingung. Hanbin mengangguk dengan cepat, dia masih ingin hidup, dia tidak ingin di bakar Bobby karena telah merebut obsesi terbesarnya.

“Oh, aku tahu—kalian telah bertunangan, bukan? Lihatlah kalian—kalian berdua begitu sempurna, kekasihmu sangat tampan dan kau selalu sempurna—bagaimana jika kalian membintangi iklan ini secara bersama untuk produk di bulan Valentine?” Kini Manajer itu benar-benar menyulut amrah Bobby.

“Dia akan melakukan satu hal yang bodoh, aku tidak bisa melihatnya.” Donghyuk berbisik ke arah Jinwhan.

“Aku kekasihnya.” Jawab Bobby dengan lantang, dia menarik tubuh Cheonsa ke dalam pelukanya, membuat Manajer itu tertawa puas.

“Maaf, aku tahu seberapa sulit untuk menerima semua ini. Tapi apakah ini sebuah lelucuan? Maksudku—lihatlah dirimu, dan lihatlah gadis ini. Kau seperti seekor bebek di samping angsa.” Manajer itu beranggapan bahwa Bobby adalah seorang fans gila yang mengaku sebagai kekasih model lipbalm itu.

“WOW! APAKAH KAU SECARA TIDAK LANGSUNG BARU MENGHINA TAYLOR? TAYLOR ADALAH ANAK BEBEK DAN DIA JAUH LEBIH MENARIK DARI WAJAHMU!” Chanwoo berteriak dengan anarkis, tidak ada yang boleh menghina Taylornya yang terlalu indah untuk dunia ini.

Manajer itu menatap mereka semua dengan terkejut, dia melihat Bobby yang bersiap memberikanya sebuah pukulan keras, Chanwoo yang telah mengepalkan kedua tanganya, dan Yunhyeong yang tengah asik merekam semua itu dalam kamera ponselnya.

“Kalian semua silahkan keluar sekarang sebelum kami memanggil petugas keamanan!”

Donghyuk dan Jinhwan bertugas menarik mereka semua keluar dari sana, Junhoe di sisi lain menahan tawanya membayangkan wajah Bobby dan Taylor yang memiliki banyak kesamaan.

“Oh ya, dan satu lagi, aku harap kau meninggalkan kekasihmu yang buruk rupa itu, karena kau jauh lebih—“

‘BUGH!’

Tubuh Manajer itu terhuyung ke belakang saat sebuah pukulan keras mendarat di wajahnya. Han Cheonsa berdiri di sana dengan tangan yang masih mengepal, membuat Bobby dan yang lain menatapnya dengan tidak percaya.

“Tidak ada yang boleh memanggil kekasihku seperti itu, hanya aku yang boleh memanggilnya buruk rupa.” Bisiknya dengan tenang, sebelum dia kembali berjalan keluar dari restoran tersebut.

Dia telah membuat sebuah hitungan dalam kepalanya bahwa beberapa detik lagi dia bisa mendengar jeritan penuh kekacuan di dalam sana.

“HAN CHEONSA BARU SAJA MENGATAKAN BAHWA AKU ADALAH KEKASIHNYA! ASTAGA, DIA MEMANG BENAR-BENAR MEMUJAKU SELAMA INI!”

Jinhwan menarik Bobby dari dalam sana sebelum dia memeluk Manajer itu untuk mengucapkan rasa terima kasihnya, karena telah membuat Cheonsa mengatakan kata-kata indah tersebut.

Sementara di belakangnya Hanbin tengah sibuk memasukan ratusan boneka Polly Pocket dalam tas besar milik Chanwoo dengan stiker besar bergambar Taylor di depanya.

“AKU AKAN BERADA DI ATAS TUBUH CHEONSA MALAM INI!”

Bobby terus berteriak dengan senang, tanpa memperdulikan bahwa Cheonsa menatapnya dengan penuh penyesalan. Donghyuk menghitung mereka dengan cepat, dan tidak bisa menemukan Chanwoo serta Taylor disana—dari kejauhan dia bisa melihat Chanwoo tengah menggendong Taylor di dalam sana.

“Hey Manajer, semenjak kau baru saja kehilangan Hanbin dan Cheonsa untuk membintangi iklanmu, bagaimana jika aku dan Taylor yang membintangi iklanmu untuk Valentine? Kami adalah pasangan yang serasi—Taylor sangat cantik, kami akan menjadi tokoh Valentine yang hebat—“

“YA!! JUNG CHANWOO!”

Dan detik itu juga Kim Donghyuk menjambak rambut Chanwoo dan menariknya keluar dari sana.

Sungguh manusia-manusia kampungan.

.

.

-FIN-

.

.

A/N: Because I hate when Bobby becomes the line-up of “My Ugly Friend” on Infinite Chalenge, he’s so charming and C’est La Vie so why is that? lol hahaha

Plus Chanwoo and Taylor are adorable together, comments and reviews are greatly appreciated for this series!

xo

@IJaggys

Advertisements

One thought on “[iKON On Crack Series] Valentine Comercial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s