Sunday Holiday For Donghyuk

sunday

By: IJaggys

iKON On Crack Series 

Donghyuk | Bobby | Junhoe | Hanbin | Chanwoo

In Related Stories With: 1 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 

.

“Pergi ke Malibu atau tidak, itu bukan urusan Donghyuk.”

.

.

***

Pergi ke Malibu atau tidak, itu bukan urusan Donghyuk. Sekarang mari dia telusuri kisah ini dari yang paling awal.

Dia terjebak.

Kejadiannya bermula tadi pagi, Jinhwan berkata bahwa dia memiliki jadwal untuk meremajakan kulitnya dari penuaan dengan bermain lumpur setiap minggunya. Jangan tanya ide aneh itu muncul dari mana, dengan jelas Junhoe mengatakan bahwa lumpur bagus untuk mengangkat sel-sel kulit mati, tapi Junhoe tidak tahu jenis lumpur yang mana.

‘Ambil saja lumpur dari perternakan sapi. Aku dengar kotoran sapi memiliki enzim yang luar biasa bagus untuk melembutkan kulit wajah.’

Ketika mendengar ucapan asal dari Junhoe, Donghyuk hanya meringis dan berharap Jinhwan bisa kembali dengan selamat tanpa virus penyakit dari kotoran sapi.

Kemudian Yunhyeong dihiasi senyuman manisnya, menyelamatkan diri dengan alasan bahwa dia harus mencari titik kordinat rasi bintang semua zodiak untuk kepentingan masa depan, yang mendapatkan tepuk tangan penuh takjub dari duo bodoh, Hanbin dan Bobby.

Dan kini dia harus berakhir dengan empat manusia yang paling di hindarinya di dunia ini.

Bobby si bodoh berotak video dewasa, bersandar di bahunya dengan mata yang terfokus pada video dewasa yang tengah disaksikannya. Di ujung kakinya ada Hanbin si bodoh berotak karet, yang tengah asik mengeringkan rambut Polly Pocket dengan hairdryer yang dia curi dari kamar Junhoe.

Tidak jauh darinya, ada Chanwoo si bodoh berotak unggas yang tengah asik mengajarkan Taylor, bebek kuning kesayangannya menyanyi melalui mesin karaoke yang dia dapatkan dari kontes kencantikan untuk Bebek di mana Taylor memenangkan juara kedua.

Lalu yang terakhir, Junhoe si bodoh berotak udang sedang tenggelam dalam pesonanya ketika menatap wajahnya sendiri di cermin The Little Mermaid kesayangannya—sebelum dia melanjutkan kegiatannya mewarnai buku gambar dengan mementingkan warna eyeliner untuk mata Ursula.

“Kau tahu, Polly sangat suka ke Malibu. Setelah dia memenangkan kontes foto indah di Facebook nanti, Polly akan mendapatkan Malibu’s Dream House. Karena kau baik kepada Polly, kau boleh menginap di rumahnya—di Malibu.” Hanbin tersenyum bangga, dia menatap Donghyuk kemudian menatap Polly Pocketnya dengan tatapan haru.

“Lihat, bagaimana cantiknya Polly. Aku tidak bisa membayangkan ketika dia jatuh cinta dengan pria, kemudian menikah, lalu dia akan meninggalkanku—“ Hanbin tidak berhenti hingga di sana, bahkan kini dia menjadikan perut Donghyuk sebagai tempat tidur Polly Pocketnya.

“Tapi aku rasa, Polly tidak akan meninggalkanku begitu saja, orang yang telah merawatnya dan memberikannya rumah di Malibu. Aku tidak berharap bahwa suaminya akan mengecap hidup mewah setelah menikah dengan Polly—apa sebutannya untuk pria yang hanya mengincar harta?”

Donghyuk menatap Hanbin dengan penuh penilaian, selepas dari bodohnya seorang Kim Hanbin—Donghyuk merasa bahwa dia membutuhkan kehadiran seorang gadis di hidupnya, karena selama ini yang di kenal Hanbin hanyalah Polly Pocket dan gadis-gadis dari video dewasa milik Bobby.

“Pfft, rumah di Malibu? Menemukan cinta sejati? Kampungan sekali.” Timpal Junhoe dari kejauhan sambil mengarsir mata Ursula dengan hati-hati.

“Jangan dengarkan Junhoe. Polly Pocket-mu memiliki masa depan yang cerah. Terutama jika dia memenangkan kontes itu dan memiliki rumah di Malibu.” Sekarang Donghyuk merasa jauh lebih bodoh dari Taylor yang diperalat Chanwoo untuk menari ballet.

Tapi menyaksikan kampungan Hanbin menyerang murahan Junhoe, tentu bukan pilihan yang menyenangkan untuknya. Berada di sini, di tengah-tengah mereka sudah cukup membuat kepalanya pening ditambah dengan pembicaraan tidak penting khas Hanbin, Junhoe, Bobby, dan Chanwoo.

Sungguh melelahkan melayani manusia-manusia kampungan seperti mereka.

“Hey, Donghyuk!”

Butuh sekiranya lima detik untuk Donghyuk merespon panggilan Bobby—karena dia terlalu malas meladeni omong kosongnya. Dia bisa melihat Bobby tersenyum lebar, menunjukan layar ponselnya ke arahnya.

“Apa menurutmu aku cukup menantang untuk Cheonsa? Apa aku cukup mencekam?” Bobby dengan bangga menunjukan fotonya di dalam bathub dengan memeluk Taylor dan puluhan mainan bebek berwarna kuning.

“Satu-satunya yang cukup mencekam adalah wajah buruk rupamu.” Guman Donghyuk dengan senyuman malaikatnya, yang sayangnya senyuman itu disalah artikan Bobby sebagai sebuah pujian bahwa dia cukup menantang untuk menarik perhatian model lipbalm itu.

“Jadi bagaimana menurutmu? Apa Polly akan mendapatkan pria yang tulus mencintainya, tanpa memiliki motif untuk menguasai rumah Malibu-nya?” Hanbin bertanya dengan serius, dia memeluk Polly Pocket-nya dengan penuh harap. Tapi belum sempat Donghyuk menjawabnya, suara Junhoe telah menyahut di ujung sana.

“Pfft, mana ada pria yang menginginkan boneka karet buruk rupa berambut jagung, dan berkulit hitam seperti nelayan—”

“YA!! KIM HANBIN KAU BARU SAJA MEROBEK BUKU GAMBARKU!! TIDAK!! URSULA KEHILANGAN EYELINERNYA!! URSULA JANGAN MENANGIS AKU AKAN MEMPERBAIKI EYELINERMU!!”

Donghyuk menatap Junhoe yang tengah mengejar Hanbin dengan melempar semua crayon ke arahnya. Dia memutuskan untuk menyeret Bobby yang masih sibuk mengirimkan foto-foto syur-nya kepada Cheonsa dari sana, dan menguncinya di dalam kamar mandi, sebelum Bobby berubah menjadi provokator sekaligus tim penggembira di antara pertarungan Hanbin dan Junhoe.

Sekarang dia harus memikirkan cara untuk menghentikan Hanbin dan Junhoe, sebelum satu jeritan lagi terdengar di sana.

“YA!! JUNHOE HYUNG!! MENGAPA LAGU DI MESIN KARAOKE INI MENJADI MICHAEL JACKSON SEMUA?!! AKU TIDAK INGIN TAYLOR MERUBAH JATI DIRINYA DARI TAYLOR SWIFT MENJADI MICHAEL JACKSON!! HYUNG, JANGAN LARI!”

Oh, sial. 

Dia lupa memperhitungkan kehadiran manusia kampungan yang terakhir. Jung Chanwoo, yang kini tengah ikut berlari mengejar Junhoe di dalam sana. Benar-benar hari Minggu yang buruk untuk seorang Kim Donghyuk.

Sungguh manusia-manusia kampungan. 

-END-

.

.

.

xo

IJaggys

Advertisements

2 thoughts on “Sunday Holiday For Donghyuk

  1. sssaturnusss says:

    “Pfft, mana ada pria yang menginginkan boneka karet buruk rupa berambut jagung, dan berkulit hitam seperti nelayan—”

    “YA!! KIM HANBIN KAU BARU SAJA MEROBEK BUKU GAMBARKU!! TIDAK!! URSULA KEHILANGAN EYELINERNYA!! URSULA JANGAN MENANGIS AKU AKAN MEMPERBAIKI EYELINERMU!!”

    Hahahahahaha ngakak sudah aku hahahahaha Donghyuk kayaknya stress bgt wkwkwk dia kayak emak dengan 6 anak kampungan semua hahaha gak tau dah aku harus komentar apa .. Sukses bgt bikin ff humornya .. Alur, dialog dan semuanya ciri anak muda sekali cuma yaaa kebiasaan dan hobby mereka yg bikin bergidik wkwkwk dan aku jatuh cinta sama ketenangan Donghyuk ;;)

    Like

  2. natasya says:

    #ripdonghyuk #힘내 #너괜찮아동동아
    #힘내 #한빈 #화이팅
    #ripjunhoe #ㅋㅋㅋ
    #힘내찬우야 #ㅋㅋㅋ

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s